Rabu, 31 Desember 2014

Untukmu Yang Ku Nanti

Janji Allah mungkin tidak datang dengan “SEGERA”.
Tapi akan selalu datang dengan “PASTI”. Seperti apa yang telah Allah janjikan dalam surat An-Nur : 26.
Sekarang, aku memang tidak tahu dimana keberadaanmu. Tapi aku yakin, kau akan dipertemukan Allah denganku saat masing-masing kita telah baik di hadapan Allah.
Jika aku menginginkan kau seorang yang baik dihadapan Allah, Maka izinkanlah aku untuk selalu memperbaiki diriku dengan kebaikan sesuai ketentuan Allah.
Jika aku menginginkan kau memberikan cintamu hanya untukku, Maka izinkan mulai sekarang aku menjaga hati dan cinta ini hanya untukmu.
Jika sekarang aku menginginkanmu menjaga akhlak dan pandanganmu untukku, maka izinkanlah mulai sekarang aku menjaga akhlak dan pandanganku hanya untukmu.
Sehingga, ketika telah tiba waktunya bagi Allah untuk mempertemukan kita, indahnya cinta yang terbingkai dengan syurga pernikahan akan menjadi penggenap separuh dari agama ini.
Jika aku boleh jujur, penantian panjang ini layaknya malam yang semakin gelap dan pekat. Hanya cahaya iman dan sabar yang akan menjadi penerang. Tapi aku yakin, malam yang semakin gelap dan pekat itu, tidak akan berlangsung selamanya.
Kerana semakin waktu berangkat jauh membawa gelapnya malam, semakin dekat pula waktu menuju pagi dengan sambutan mentari yang cerah.

Ya… di saat pagi itulah Allah akan mempertemukan kita sesuai janji_Nya.

Pagi yang cerah dengan sapaan mentari yang ramah.
Bersama kidung cinta yang akan terus terlantun membawa nyanyian syurga yang Allah turunkan untuk kita.

Gerbang pernikahan yang indah dengan hiasan bunga ridha dan restu dari Allah.

Insya Allah akhi…
Waktu itu pasti akan datang bersama izin dari Allah.

Entah kapan, aku sendiri juga belum tahu.

Biarkan Allah yang merenda ini dengan indah. Antara harapan dan kenyataan, ada jarak dan waktu. Jarak itu bisa satu centimeter, bisa juga satu kilometer. Atau bahkan lebih.
Waktu itu bisa satu hari atau bisa juga satu tahun. Atau bahkan lebih. Dan di dalam jarak dan waktu itulah, kita isi dengan kesabaran dan do'a.

Jodoh memang mutlak kekuasaan Allah.

Jodoh memang ada di tangan Allah.
Tapi, kalau kita tidak berusaha menjemputnya, akan terus di tangan Allah.Tidak akan pernah sampai di tangan kita.

Biarkan aku mencoba menjemputmu dengan memperbaiki diri.

Biarkan aku menantimu dengan memperbaiki iman.
Biarkan aku menunggumu dengan terus melangkahkan kaki semampuku dalam usaha dan ikhtiar.

Akhi….

Di tengah lelahnya hati ini, izinkan aku tetap menunggu dengan iman yang tak pernah surut.
Meski kadang godaan rasa putus asa terus menghinggap di hati.
Aku hanya perlu menyandarkan cinta dan harapan pada Allah. Kerana,menyandarkan harapan pada manusia hanya akan menemui kekecewaan.
Biarkan penantian yang aku sendiri belum tahu kapan berakhirnya ini.. Menjadi ladang ibadah yang disediakan Allah untukku. Dan orang-orang yang sedang menanti sepertiku.


Teruslah perbaiki diri….

Aku masih setia menantimu.
INSYA ALLAH ..

Minggu, 05 Oktober 2014

Salah Bulan

          Sebelumnya saya terima kasih sekali dengan kalian yang telah mengucapkan kalimat "Selamat Ulang Tahun Cyndi". Sungguh kalian begitu perhatian :) Tapi tahu kah kalian? Hari ini bukan hari Kelahiran saya. Kalian salah bulan hihihi ;) Bukan tanggal 5 Oktober, tapi 5 April. Entah siapa yang telah memulai semuanya. Tapi setelah di telusuk ya Ririn pembuat berita tersebut haha :D Dan kacaunya dia sendiri belum mengucapkan kalimat itu..

          Pagi-pagi saya di kejutkan oleh suara isi bbm yang mengatakan kalimat itu. Awalnya saya bingung. Apa ini hanya candaan? atau lainnya? Tapi makin lama, makin banyak yang mengucapkan. Kemudian saya tanya mereka satu per satu. Mereka semua tahu info tersebut dari Nisa. Tapi saat saya tanya ke Nisa, dia tau dari Ririn yang berbicara begitu meyakinkan haha. Sampai-sampai pm mereka penuh dengan kalimat ucapan untuk saya. Terharu tapi penuh gelak tawa -wkwkwk- Mereka yang mengucapkan malu sekaligus sebal karena dapat info tidak benar. Ini kali pertama saya diucaapan di beda bulan.. Tapi tak apa, setidaknya saya di beri ucapan di umur saya yang ke 18,5 tahun

          Terima kasih untuk kalian teman-temanku yang sudah care dengan saya. Padahal terhitung kita baru kenalan selama sebulan tapi rasanya kita sudah begitu dekat :) ({})

Kamis, 02 Oktober 2014

Kita Punya Cerita

Alhamdulillah masih di kasih kebahagian dengan teman-teman seperti kalian. Saya bahagia punya teman dan sahabat seperti kalian. Care. Baik. Jarang ada kawan yang baru saja sebulan kita berkenalan tapi rasanya sudah bertahun-tahun lamanya kita saling kenal. Terima kasih untuk waktunya kemarin -1-10-2014- Best moment saat kita berkumpul bersama. Rasanya tak mau lepas, tak mau jauh-jauh dari moment itu. Kita selfie, makan bareng, main timezone, nonton The Maze Runner Movie, teriak-teriak karena tegangnya alur cerita. Kita ber-enam menghabiskan waktu bersama di hari itu. Rasa lelah rasanya terlupakan jika bersama kalian. Saya bersyukur. Saya bahagia. Saya terharu. Karena dikirim teman-teman seperti kalian :')




Jumat, 26 September 2014

Trouble

          Hari ini, Kejadian ini. Masalah ini. Mungkin bisa di ambil pelajaran buat mengkoreksi diri bagi anda-anda dan juga saya. Bisa di ambil contoh dari sifat-sifat kita yang baru sebulan saling mengenal. Jangan terlalu percaya dan jangan terlalu gamblang cerita ini itu. Apalagi yang mungkin bersifat pribadi. Ada batasannya. Walaupun sudah terlanjur terjadi salah faham, tolong selesaikan secara baik-baik. Seperti kata pepatah penyesalan memang selalu datang di akhir waktu.

          Posisi saya disini tidak memihak di salah satu pihak. Saya disini hanya mencoba membantu mencari titik terang dan mencoba membuat seseorang membuka mata agar tau mana teman yang baik tanpa ada sedikit pun pemanfaatan dan mana teman yang dekat hanya karena ingin cari tau sesuatu.

          Kamu terlalu polos cantik. Sampai-sampai mau diperlakukan apa saja. Kamu terlalu baik untuk di perlakukan dengan mereka seperti itu. Kamu anggap mereka teman baik. Tapi apa teman baik tega menertawakan temannya yang di permainkan? di corat-coret? Teman baik bukan seperti itu cantik. Walaupun kamu bilang itu hanya bercanda. Tapi candaan itu sudah kelewat batas. Saya disini bukan secara gamblang bahwa dia tidak baik. Bukan. Dia baik, asik. Tapi penyampaian, penyesuaian, tingkah laku dia sangat salah. Egois.

          Satu lagi untuk anda. Ya mungkin anda sudah mendengar kata-kata saya. Omelan saya karena perbuatan anda salah. Walaupun kita dekat sebagai teman baik. Teman saling berbagi. Saya tidak pernah menapis bahwa anda juga salah. Saya bukan tipe teman yang main di belakang. Kalau anda salah ya saya bilang salah. Saya tak pernah membenarkan yang salah dan menyalahkan yang benar. Tolong lah jangan terlalu di butakan oleh cinta. Jangan hanya karena cinta teman baik anda jadi korban. Boleh anda menyukai seseorang tapi tolong jangan semua apa yang kita ceritakan di sampaikan kepada si cantik. Dan tolong setiap ada masalah, jangan pernah selangkah pun untuk lari dari masalah itu. Karena itu semua tidak akan berakhir. Yang ada hanya kegelisahan yang tampak membayangi. Berusahalah bersikap santai, biasa saja. Jangan menampakkan jika anda sedang ada masalah. Itu malah hanya membuat orang-orang curiga dan menjadi tau titik masalahnya.

          Mungkin masalah ini belum selesai entah sampai kapan. Namun semoga masalah hari ini bisa jadi koreksi diri agar di kemudian hari kita bisa berhati-hati dalam memilih teman, dan terutama jangan sampai buta karena cinta. Cukup di jadikan pelajaran dan contoh saja. Wassalam~

Mungkin

Aku berharap tak pernah bertemu denganmu
Supaya aku tak perlu menginginkanmu
Memikirkanmu dalam lamunku
Supaya aku tak mencarimu setiap kali aku rindu...
Supaya aku tak punya alasan untuk mencintaimu
Tapi...
Kalau aku benar-benar tak pernah bertemu denganmu
Mungkin aku tak akan pernah tahu seperti apa rasanya sungguh-sungguh mencintai... ^_^

Kamis, 25 September 2014

Rindu

Rindu...
Penyakit yang tidak bisa disembuhkan oleh dokter kecuali dengan bertemu.
Rindu...
Perasaannya yang sulit dikendalikan
Tidak mengenal batas
Ia ada mengekal di setiap desah nafas, jarak dan waktu tidak bisa membunuh rindu.
Dengan cinta-Nya, rindu akan bekerja.
Bertahan dengan sebuah do'a.

Rinduku tak pernah mengada-ada
Ia tercipta karena ulahmu
Ia terlahir karena kehadiranmu
Maka aku mohon
Jangan kecewakan rinduku
Dan juga ...
AKU

Rindu terkadang mencabik pertahanan
Keegoisan membelenggu
Tapi terkadang rindu tak segan menyalak
Meminta untuk dipertemukan

Rindu menyembul di saat yang tak tepat
Kepada sesiapa dan seketika itu juga

Aku ingin rinduku bertempias
Dan ada kamu yang menangkapnya
Di sini..

Cinta Selalu Ada

Maaf dan terima kasih atas segala cinta yang tak pernah luput kau beri.
Pertemuan denganmu adalah sebuah hal yang selalu kutunggu dari dulu semenjak kepergianmu.
Tentangmu, tentang waktu, dan segala tungguku.
Aku masih, mencintaimu
Dengan sukarela, tanpa diminta...

Terkadang cinta begitu saja mendekap manusia
Meski kita menahan nafas untuk tak mengungkapkannya
Tapi hati menerkam dada kita untuk mengatakannya
Cinta tak peduli...
Kepada siapa...
Dan untuk siapa...

Cinta tak butuh selalu bertemu, tapi ia menyimpan memori di dalamnya
Jika kebersamaan menyakitkan, lebih baik berpisah tapi saling merindukan
Jika seia tapi saling menikam, lebih baik berjauhan tapi saling menjaga hubungan
Aku tak pernah merebut apa yang kau punya
Aku tak pernah ingin mengubah apa yang sudah tercipta
Kau berhak percaya, kau juga berhak tidak mengindahkan

Satu hal yang kau lupa
Cinta selalu ada
Saat kau inginkan atau tidak kehadirannya

Semoga cinta selalu mendekapmu erat
Seperti doa-doaku yang tak pernah lelah berharap

Cinta tetaplah disini...
Memadu padankan hati...
Menua berdua...
Merenta bersama...